Menjelang laga emosional di perempat final Liga Champions, pelatih kepala Sporting CP, Rui Borges, menyampaikan pesan khusus kepada para pendukung setianya. Ia berharap Viktor Gyökeres akan menerima sambutan hangat, dan bukan cemoohan, saat sang striker kembali ke Estadio Jose Alvalade dengan seragam Arsenal, Rabu dini hari WIB.
Gyökeres, yang menjadi sosok pahlawan bagi publik Lisbon sebelum kepindahannya senilai £63,5 juta ke London Utara musim panas lalu, akan menginjakkan kaki di rumput Alvalade untuk pertama kalinya sebagai lawan. Meski kepindahannya sempat memicu perdebatan di kalangan suporter, Borges menegaskan bahwa kontribusi sejarah sang pemain tidak boleh dilupakan.
Penghormatan atas Sejarah yang Terukir
Dalam konferensi pers pralaga, Rui Borges menekankan bahwa Gyökeres adalah bagian penting dari perjalanan sukses Sporting dalam beberapa musim terakhir.
Menurutnya, pemain asal Swedia tersebut layak mendapatkan pengakuan atas dedikasinya selama berseragam hijau-putih, yang mencetak 68 gol dalam 66 laga di liga.
Baca juga: Sporting CP Menang Comeback atas Bodo/Glimt untuk Melaju ke Perempat Final
"Viktor adalah pemain hebat, dan saya yakin dia akan disambut baik oleh semua orang karena dia telah mencetak sejarah di Sporting," ujar Borges.
"Dia layak mendapatkan pengakuan itu. Saya selalu mencoba untuk seimbang dan memahami semua pihak. Dia memiliki ambisi, dan setelah berbicara dengan manajemen, mereka mencapai kesepahaman sehingga pada akhirnya semua yang terjadi adalah tepat untuk kedua belah pihak; baik Sporting maupun pemain mendapatkan apa yang mereka inginkan. Dia ingin mengambil langkah itu dalam kariernya dan kami menghormati itu.”
Borges juga menepis narasi adanya pengkhianatan dalam kepindahan tersebut. Baginya, transisi pemain adalah hal yang wajar dalam sepak bola modern, dan hubungan baik yang telah terjalin selama ini harus tetap dijaga, terlepas dari rivalitas selama 90 menit di lapangan.
"Pemain akan berganti, tetapi klub tetap sama, dan Sporting akan terus menang. Saya mendoakan yang terbaik untuknya [Gyökeres] dan saya yakin dia akan disambut dengan hangat di sini karena kekaguman kami padanya sangat besar,” tambahnya.
Meredam Kritik di Emirates
Kembalinya Gyökeres ke Lisbon terjadi di tengah sorotan tajam terhadap performanya di Inggris. Meski telah mencetak 17 gol dalam 43 pertandingan untuk Arsenal musim ini, sebagian pendukung The Gunners mulai mempertanyakan konsistensinya menyusul kekalahan beruntun tim di kompetisi piala domestik.
Namun, Rui Borges memberikan pembelaan terhadap mantan anak asuhnya tersebut. Ia menilai kesulitan awal Gyökeres di London lebih disebabkan oleh adaptasi terhadap gaya permainan Mikel Arteta yang sangat terstruktur, daripada penurunan kualitas individu.
Borges meyakini bahwa perlahan tapi pasti, kualitas asli sang penyerang akan kembali muncul ke permukaan, terutama setelah ia berhasil mencetak gol dalam laga terakhir Arsenal di FA Cup.
"Saya percaya pada tahap awal dia harus beradaptasi, mengingat gaya permainan dan cara Arsenal bermain. Tapi dia tetap penyerang hebat dan sekarang dia kembali ke apa yang dia kuasai, yaitu mencetak gol,” jelas Borges.
"Pada tahap pertama, para penggemar [Arsenal] curiga mengingat harga yang mereka bayarkan untuknya, tetapi sedikit demi sedikit kebenaran terungkap dan dia benar-benar pemain hebat dan dia akan terus mencetak gol."
Baca juga: Arteta Tuntut Reaksi Positif Arsenal di UCL usai Kekalahan Beruntun
Ancaman Nyata bagi Tuan Rumah
Terlepas dari harapan akan sambutan yang ramah, Borges tetap mewaspadai ancaman yang dibawa oleh Gyökeres. Dengan absennya Bukayo Saka dan Eberechi Eze karena cedera, beban lini serang Arsenal akan bertumpu sepenuhnya pada pundak striker berusia 27 tahun tersebut.
Sporting sendiri memiliki rekor kandang yang impresif dengan 17 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Namun, mereka akan menghadapi Arsenal yang tengah berusaha untuk bangkit usai kalah di final Carabao Cup dan tersingkir di perempat final FA Cup.