Manajemen Sevilla akhirnya kehilangan kesabaran. Melalui pernyataan resmi pada Senin malam waktu setempat, klub asal Andalusia tersebut mengonfirmasi pemecatan pelatih kepala Matías Almeyda. Keputusan drastis ini diambil hanya 265 hari setelah pria asal Argentina itu ditunjuk untuk menakhodai Los Nervionenses.
Kekalahan memalukan 0-2 di kandang sendiri dari Valencia pada hari Sabtu menjadi tetes terakhir yang meluapkan amarah jajaran direksi. Hasil tersebut membuat Sevilla kini terpuruk di peringkat ke-15 klasemen LaLiga, hanya terpaut tiga poin di atas zona degradasi.
Statistik yang Menghakimi
Almeyda, yang bergabung pada Juni 2025 dengan misi menstabilkan klub, justru mencatatkan rekor yang sulit dipertahankan.
Baca juga: Hat-trick Raphinha Bawa Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2
Dari 32 pertandingan di semua kompetisi, ia hanya mampu meraih 10 kemenangan. Di kancah liga, performanya lebih mengkhawatirkan dengan hanya mencatat satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Bahkan, catatan statistik menunjukkan Almeyda memiliki persentase kekalahan terburuk ketiga dalam sejarah pelatih Sevilla yang telah memimpin minimal 25 laga di LaLiga, dengan angka kekalahan mencapai 48,3%.
Drama di Luar Lapangan
Selain performa tim yang merosot, masa jabatan Almeyda juga diwarnai insiden disiplin. Sang pelatih saat ini tengah menjalani sanksi larangan mendampingi tim sebanyak tujuh pertandingan setelah terlibat konfrontasi dengan ofisial pertandingan saat laga melawan Alaves bulan lalu.
Absennya sang nakhoda di pinggir lapangan dianggap semakin memperkeruh ketidakpastian taktik tim di saat-saat krusial.
“Sevilla FC ingin mengucapkan terima kasih kepada Matias Almeyda dan timnya atas usaha dan profesionalisme mereka, serta mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” tulis Sevilla dalam pernyataan resmi klub.
Baca juga: Mallorca Menang Telak 4-1 atas Sevilla
Luis García Plaza Langsung Mengambil Alih
Tak butuh waktu lama bagi Sevilla untuk mencari pengganti. Pada Selasa pagi, klub langsung mengumumkan penunjukan Luis García Plaza sebagai pelatih baru dengan kontrak hingga Juni 2027.
Mantan pelatih Alaves dan Mallorca tersebut dikenal sebagai spesialis dalam situasi sulit dan memiliki pengalaman memimpin lebih dari 200 pertandingan di divisi teratas Spanyol. Tugas pertamanya pun tidak main-main: menjauhkan klub dari ancaman degradasi dalam sembilan laga tersisa.
"Saya tahu situasinya bukanlah yang kita semua inginkan, tetapi yakinlah bahwa dengan kerja keras para pemain, antusiasme staf pelatih baru, dan yang terpenting, dukungan (para penggemar), kita akan membalikkan keadaan dan mencapai tujuan utama kita," kata Garcia Plaza.
Ujian pertama bagi García Plaza akan datang setelah jeda internasional, di mana Sevilla harus bertandang ke markas Real Oviedo, rival langsung dalam perburuan zona aman, sebelum menjamu raksasa Atletico Madrid di kandang.