Estadi Montilivi menjadi saksi langkah krusial Girona dalam upaya mereka mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Tim asuhan Míchel berhasil meraih kemenangan tipis namun sangat berharga 1-0 atas Villarreal yang sedang dalam performa impresif, Selasa dini hari.
Kemenangan ini membawa Girona naik ke peringkat 12 klasemen sementara La Liga 2025-26 dengan koleksi 37 poin. Bagi Blanquivermells, hasil ini memberikan margin delapan poin dari zona degradasi, sekaligus merusak ambisi Villarreal untuk memperkokoh posisi mereka di tiga besar.
Gol Keberuntungan
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup terbuka. Girona harus memutar otak lebih awal setelah striker utama mereka, Vladyslav Vanat, terpaksa ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Abel Ruiz.
Meski kehilangan ujung tombak utama, kreativitas Azzedine Ounahi dan Viktor Tsygankov di lini tengah tetap mampu merepotkan barisan pertahanan tim tamu.
Baca juga: Villarreal Menang Comeback 2-1 atas Valencia dalam Derbi de la Comunitat
Villarreal hampir saja unggul lebih dulu melalui Gerard Moreno, namun aksi heroik Daley Blind dengan tekel di saat-saat terakhir berhasil menggagalkan peluang emas tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat sebelum turun minum. Bek kanan Arnau Martínez merangsek maju dan melepaskan umpan tarik dari garis gawang. Bek muda Villarreal, Pau Navarro, yang mencoba memotong alur bola, justru secara tidak sengaja membelokkan si kulit bundar ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk keunggulan Girona menutup babak pertama.
Tembok Kokoh Lini Tengah Girona
Memasuki babak kedua, Marcelino García menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang. Kehadiran Nicolas Pépé dan Georges Mikautadze di lini depan Villarreal mulai memberikan tekanan konstan bagi pertahanan tuan rumah.
Baca juga: Alaves dan Girona Berbagi Angka dalam Duel Sengit Empat Gol
Namun, efektivitas lini tengah Girona yang dihuni oleh Axel Witsel, Fran Beltrán, dan Iván Martín menjadi kunci kemenangan malam ini. Mereka tampil sangat disiplin dalam memutus rantai serangan Villarreal dan menjaga penguasaan bola di area-area yang aman.
Villarreal tampak frustrasi karena meski banyak menguasai bola, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke arah gawang Paulo Gazzaniga di sepanjang babak kedua.
Bagi Villarreal, kekalahan ini membuat posisi mereka di tempat ketiga kini terancam oleh Atlético Madrid yang hanya terpaut satu poin di belakang. Sementara itu, Girona akan menatap laga berat berikutnya bertandang ke markas Real Madrid dengan kepercayaan diri tinggi.