Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menyebut kemenangan 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu dini hari, sebagai hasil yang bisa menjadi fondasi kuat bagi ambisi juara timnya.
Usai laga di Santiago Bernabéu, pelatih asal Belgia tersebut memuji ketangguhan mental skuadnya yang mampu menjinakkan atmosfer angker Madrid. Bayern tampil klinis dengan unggul dua gol lebih dulu lewat Luis Díaz dan Harry Kane, sebelum gol telat Kylian Mbappé memperkecil kedudukan.
Kemenangan Penting di Markas Raksasa
Bagi Kompany, menang di Bernabéu bukan sekadar soal statistik, melainkan tentang membuktikan level kompetitif Bayern di panggung tertinggi dunia.
“Saya rasa kami tidak membiarkan Real Madrid lolos begitu saja. Saya senang dengan hasilnya. Ini kemenangan, dan setiap kemenangan di Bernabéu itu penting. Sekarang kami akan memainkan pertandingan berikutnya di kandang dan kami memiliki keuntungan,” kata Kompany.
Baca juga: Bayern Munich Bungkam Real Madrid 2-1 di Bernabeu
“Kami menghormati kualitas Real Madrid karena mereka sangat berbahaya, tetapi kami juga demikian. Tim kami selalu berhak untuk bermimpi meraih kemenangan karena kami bermain sangat baik. Kami akan mengatur ulang mental kami dan mencoba untuk menang lagi di Munich. Saya tahu pertandingan ini belum berakhir.”
Kompany menekankan bahwa meskipun timnya sempat memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga dan membunuh pertandingan lebih awal, ia tetap puas dengan keunggulan tipis yang dibawa pulang ke Jerman.
Pujian Khusus untuk Neuer
Meskipun lini serangnya tampil tajam, Kompany memberikan apresiasi tertinggi kepada penjaga gawang veteran Manuel Neuer, yang dinobatkan sebagai Man of the Match.
Neuer melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan upaya Mbappé dan Vinícius Júnior di menit-menit akhir.
"Anda akan membuat saya bermasalah dengan orang-orang seperti Thibaut Courtois, yang juga sangat saya sukai!" kata Kompany, ketika ditanya apakah Neuer adalah kiper terbaik sepanjang masa. "Setiap orang bisa memiliki pilihannya sendiri, tetapi Manu telah melakukannya untuk waktu yang sangat, sangat lama. Itu adalah sesuatu yang tidak banyak kiper mampu lakukan.
"Saya melihatnya setiap hari dalam latihan, dan sampai sekarang saya masih terkesan setiap hari. Itu menunjukkan betapa dia masih mampu menjadi salah satu kiper top."
Menatap Leg Kedua di Allianz Arena
Meski membawa modal kemenangan, Kompany memberikan peringatan agar timnya tidak jemawa. Ia sangat menyadari kemampuan Real Madrid untuk melakukan comeback yang mustahil, seperti yang sering mereka tunjukkan di masa lalu.
Baca juga: Arbeloa Optimistis Real Madrid Mampu Bangkit Usai Takluk dari Bayern
“Saya rasa kami sangat menghormati Real Madrid; kami menghargai tipe tim seperti mereka. Tapi kami juga seperti itu. Kami akan mencoba untuk menang lagi. Menang melawan tim terbaik di kompetisi ini adalah tantangan besar, tetapi kami tahu mereka adalah tim yang hebat,” tegas Kompany.
“Saya senang dengan hasilnya, tetapi saya tahu ini belum berakhir. Kami tidak akan terbawa suasana. Jika anak-anak saya menang minggu depan, maka saya akan merasakan kebahagiaan itu.”
Dengan kemenangan ini, Bayern kini tak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Namun, dengan hanya selisih satu gol, tiket menuju semifinal masih jauh dari kata aman saat kedua raksasa ini kembali bertemu di Munich pada 16 April mendatang.