Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa peluang timnya di Liga Champions masih hidup meskipun harus menelan kekalahan tipis 2-1 dari Bayern Munich pada leg pertama perempat final di Santiago Bernabéu, tadi malam.

Gol telat dari Kylian Mbappé di babak kedua menjadi napas baru bagi Los Blancos, yang kini harus mengemban misi wajib menang saat bertandang ke Allianz Arena pekan depan. Kekalahan ini merupakan kemenangan pertama Bayern di Bernabéu sejak tahun 2001, sebuah hasil yang menempatkan skuad asuhan Vincent Kompany di posisi unggul.

Malam yang Sulit di Kandang

Real Madrid sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu lewat aksi Luis Díaz di pengujung babak pertama dan penyelesaian klinis Harry Kane hanya beberapa detik setelah babak kedua dimulai. 

Arbeloa mengakui bahwa timnya melakukan beberapa kesalahan fatal yang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh raksasa Jerman tersebut.

“Ini adalah kekalahan yang mungkin bisa kita hindari di babak kedua dengan sedikit keberuntungan. Kami menghadapi tim hebat, dan kami mengetahuinya,” kata Arbeloa.

Baca juga: Bayern Munich Bungkam Real Madrid 2-1 di Bernabeu

“Kami melakukan dua kesalahan, dua kehilangan bola, yang telah kami diskusikan sebelum pertandingan dan selama jeda babak pertama bahwa kami perlu menghindarinya, dan yang terpenting, lebih siap untuk menutup ruang gerak lawan jika hal itu terjadi. Melawan tim seperti ini, jika Anda melakukan kesalahan-kesalahan ini, Anda akan menanggung akibatnya. Inilah yang perlu kita hadapi.

“Jelas bahwa kami mencetak gol yang memberi kami harapan, dan yang disayangkan adalah kami tidak mampu memanfaatkan salah satu peluang yang kami miliki. Ini tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid.”

Magis Mbappé dan Tembok Neuer

Harapan Madrid sempat membumbung tinggi pada menit ke-74 ketika Kylian Mbappé berhasil menyambar umpan rendah Trent Alexander-Arnold untuk menaklukkan Manuel Neuer. 

Gol tersebut merupakan gol ke-15 Mbappé di kompetisi musim ini, sekaligus menempatkannya dalam jajaran elit pencetak gol Liga Champions bersama nama-nama seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Meski begitu, upaya Madrid untuk menyamakan kedudukan terus digagalkan oleh penampilan heroik Manuel Neuer. Kiper veteran tersebut melakukan serangkaian penyelamatan gemilang terhadap peluang emas dari Vinícius Júnior dan Brahim Díaz di menit-menit akhir.

“Ini menunjukkan kepada kita bahwa kita bisa sangat menyulitkan Bayern. Tidak akan mudah menghadapi para penggemar mereka, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid,” tegas Arbeloa.

Balas Dendam di Munich

Kekalahan ini menambah beban bagi Arbeloa, mengingat Madrid kini tertinggal tujuh poin dari Barcelona di La Liga dan sudah tersingkir dari Copa del Rey. Liga Champions menjadi satu-satunya harapan tersisa bagi Madrid untuk meraih trofi mayor musim ini.

Baca juga: Arbeloa Percaya Diri Madrid Bangkit Lawan Bayern Usai Terpeleset di Liga

Kondisi tim pun semakin pelik dengan dipastikannya absennya Aurélien Tchouaméni pada leg kedua akibat akumulasi kartu kuning. Namun, Arbeloa tetap menebar keyakinan kepada para pendukung setianya.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami bisa menyakiti mereka dan mencetak gol. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol lain. Kami akan belajar banyak dari apa yang terjadi dan dari cara mereka bermain,” ucapnya. 

“Kami mencapai tahap ini praktis tanpa bisa mempersiapkannya di lapangan, yang tidak mudah bagi tim seperti kami yang tidak sesempurna Bayern, yang telah lama bersama pelatih mereka dan tahu persis apa yang mereka inginkan. Dengan kepercayaan diri pada para pemain kami, kami akan pergi ke Jerman. Siapa pun yang tidak percaya bisa tetap di Madrid, karena kami akan mengerahkan semua kemampuan untuk meraih kemenangan di Jerman.”

Bagi Real Madrid, sejarah Remontada di Liga Champions sudah menjadi DNA klub. Dengan selisih hanya satu gol, panggung di Munich pekan depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kepemimpinan Arbeloa dan ketajaman Mbappé di kancah tertinggi Eropa.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!