Manajer Liverpool, Arne Slot, memberikan peringatan tajam kepada skuadnya bahwa mereka terancam kembali menelan kekalahan telak jika kehilangan fokus saat menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dini hari ini.
Meski The Reds tengah dalam periode sulit, Slot meyakini timnya mampu menyelamatkan musim mereka yang limbung dengan cara bermain berani melawan sang juara bertahan Eropa di Parc des Princes.
Belajar dari Luka di Etihad
Pernyataan Slot ini muncul sebagai respons atas keruntuhan mental timnya saat dibantai Manchester City 4-0 di ajang FA Cup akhir pekan lalu.
Liverpool kebobolan empat gol hanya dalam kurun waktu 20 menit, sebuah anomali pertahanan yang menurut Slot akan menjadi bencana jika terulang di hadapan publik Paris.
Baca juga: Enrique Tolak Label Favorit Meski Liverpool Sedang Terpuruk
“Ini bukan pertama kalinya kami mengalami 15-20 menit dalam pertandingan di mana kami tidak memainkan sepak bola terbaik kami dan ini bukan pertama kalinya kami langsung dihukum dengan gol, kadang-kadang satu atau dua gol,” kata Slot tentang kekalahan pada hari Sabtu.
“Kali ini empat gol, satu-satunya empat peluang yang kami berikan. Tetapi 35 menit pertama memberi saya banyak kepercayaan diri bahwa kami dapat bersaing dengan tim [seperti City] dan PSG yang, bagi saya, adalah tim tersulit untuk dihadapi dalam permainan terbuka. Saya harus mengatakannya seperti itu, karena kualitas mereka dan cara mereka dikelola.
“Tetapi saya dapat memberi tahu Anda bahwa jika kami mengalami 20 menit seperti yang kami alami di City di sini, kami akan kembali kebobolan empat gol karena para pemain PSG ini tahu bagaimana bertindak jika kami mengalami periode 20 menit seperti itu.
“Jadi ini adalah tantangan bagi kami untuk berada pada level yang sama seperti pada 35 menit pertama dari detik pertama hingga detik terakhir. Jika tidak, ini akan menjadi malam yang sangat sulit, seperti pada hari Sabtu.” Tahun lalu [di babak 16 besar Liga Champions] kami benar-benar pantas kalah 4-0 di sini atau mungkin lebih, tetapi itulah indahnya sepak bola, kami mencetak gol di menit ke-85 dan itu hampir seperti perampokan.”
Misi Penyelamatan Musim
Liverpool tiba di Paris dengan catatan performa yang mengkhawatirkan dengan hanya dua kemenangan dari tujuh laga terakhir mereka, sangat kontras dengan PSG asuhan Luis Enrique yang baru saja melumat Chelsea dengan agregat 8-2 di babak sebelumnya. Namun, Slot menolak untuk menyerah pada narasi bahwa timnya adalah mangsa yang mudah.
Pelatih asal Belanda itu merujuk pada pertemuan musim lalu, di mana Liverpool adalah satu-satunya tim yang mampu memaksa PSG hingga babak adu penalti.
“Klub ini selalu menunjukkan bahwa di saat-saat sulit, mereka akan bangkit kembali. Saya rasa kita telah melewati banyak momen sulit dan kita telah bangkit beberapa kali, tetapi kemudian jatuh lagi,” jelas Slot.
“Sekarang, kita harus menunjukkan mentalitas itu lagi – untuk terus maju dan bangkit kembali setelah kekecewaan karena klub ini juga telah berkali-kali menunjukkan bahwa kita dapat melakukan hal-hal yang sangat istimewa dalam keadaan sulit. Terutama jika kita dapat membawa permainan ini ke Anfield, seperti yang kita lihat musim lalu, seperti yang telah kita lihat berkali-kali.”
Baca juga: Van Dijk Akui Liverpool Menyerah usai Kalah Telak Lawan Man City
Tantangan Tanpa Alisson
Tugas Slot semakin berat karena ia harus mengandalkan kiper muda Giorgi Mamardashvili untuk mengawal gawang menyusul cederanya Alisson Becker. Kabar baiknya, striker Alexander Isak dilaporkan telah kembali ke skuad, memberikan opsi tambahan di lini serang bersama Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai.
Bagi Slot, laga ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan ujian karakter. Kekalahan memalukan lainnya di Paris kemungkinan besar akan mengakhiri harapan Liverpool meraih trofi musim ini, sekaligus menambah tekanan pada posisi manajerialnya yang kian disorot.