Bayern Munich mengamankan kemenangan 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama perempat final UEFA Champions League, sekaligus mengakhiri penantian 14 tahun tanpa kemenangan di stadion ikonik ini.
Skuad asuhan Vincent Kompany tiba di Madrid dengan modal kemenangan agregat besar 10-2 di babak sebelumnya, dan mereka membawa ketajaman klinis tersebut langsung ke jantung ibu kota Spanyol. Bagi Real Madrid, ini adalah malam yang penuh dengan peluang terbuang dan kelalaian defensif yang membuat ambisi Eropa mereka kini berada di ujung tanduk.
Diaz dan Kane Bawa Bayern Unggul
Pertandingan dimulai dengan tempo yang sangat cepat, dengan Michael Olisé menjadi otak di balik serangan-serangan paling berbahaya bagi Bayern.
Baca juga: Arbeloa Percaya Diri Madrid Bangkit Lawan Bayern Usai Terpeleset di Liga
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41 saat Serge Gnabry melepaskan umpan terobosan terukur kepada Luis Díaz. Pemain internasional Kolombia tersebut melakukan lari yang tepat waktu dan dengan tenang menaklukkan pertahanan Madrid untuk membuat pendukung Bavaria bersorak.
Hanya 20 detik memasuki babak kedua, Bayern menggandakan keunggulan mereka. Memanfaatkan umpan manis hasil aksi individu gemilang Olisé, Harry Kane berdiri tanpa kawalan di tepi kotak penalti.
Kapten timnas Inggris itu tidak menyia-nyiakan peluang dan melepaskan tembakan melengkung ke gawang untuk mencatatkan gol pertamanya di Santiago Bernabéu.
Mbappé Beri Harapan
Tertinggal dua gol, Real Madrid mulai menemukan ritme permainan mereka di kuarter terakhir pertandingan. Masuknya Brahim Díaz menyuntikkan energi yang sangat dibutuhkan ke lini tengah Madrid, dan tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74.
Trent Alexander-Arnold membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pengumpan terbaik dunia dengan mengirimkan umpan silang sensasional kepada Kylian Mbappé.
Mbappé bereaksi paling cepat, mengarahkan bola ke gawang melalui bagian bawah mistar untuk membangkitkan harapan para Madridistas.
Meski sepuluh menit terakhir berjalan dramatis dengan Manuel Neuer yang harus melakukan beberapa penyelamatan klasik untuk menggagalkan peluang Vinícius Júnior dan Arda Güler, Bayern tetap solid mempertahankan keunggulan mereka.
Baca juga: Bayern Tebar Optimisme di Bernabéu: "Laga Paling Sulit, Tapi Kami Siap"
Menuju Allianz Arena
Dua raksasa ini akan bertemu kembali pada leg kedua tanggal 16 April di Munich. Meski Bayern memegang keunggulan satu gol, satu gol tandang milik Real Madrid membuat duel ini tetap seimbang secara peluang.
Setelah menyingkirkan Manchester City musim ini, Los Blancos tentu percaya bahwa mereka memiliki DNA untuk melakukan comeback di leg kedua.