Aaron Ramsey resmi mengumumkan pensiunnya dari sepak bola profesional pada Selasa kemarin melalui sebuah pernyataan di media sosial. Dengan itu, karier selama hampir dua dekade seorang gelandang terbaik yang pernah dimiliki Wales pun resmi berakhir.

Dalam unggahannya di Instagram, Ramsey menulis: "Ini bukan keputusan yang mudah. Setelah banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk pensiun dari sepak bola."

Tanpa Klub Sejak Oktober

Ramsey sudah tidak memiliki klub sejak kontraknya bersama klub Meksiko UNAM diakhiri secara bersama pada Oktober lalu, setelah sebelumnya sempat kembali ke Cardiff City dan bahkan sempat menjabat sebagai manajer interim. 

Kombinasi cedera dan minimnya waktu bermain membuat Ramsey tidak lagi dipanggil timnas Wales, dan ia pun absen dalam kekalahan menyakitkan negaranya melawan Bosnia-Herzegovina di kualifikasi Piala Dunia bulan lalu, laga yang sekaligus menutup pintu harapannya untuk tampil di turnamen terbesar dunia itu. 

Baca juga: Ramsey Terkejut Kontrak Diputus Pumas, Siap Kembali ke Lapangan

Karier Panjang, Satu Bayangan Besar

Ramsey memulai karier seniornya di Cardiff City sebelum bergabung dengan Arsenal, kemudian Juventus, Rangers, dan Nice, hingga akhirnya kembali lagi ke Cardiff dan menutup petualangan Eropanya di sana. 

Puncak kariernya jelas dihabiskan di Arsenal. Ia menghabiskan 11 tahun di Emirates Stadium, membuat 369 penampilan dan mencetak 64 gol, dua di antaranya adalah gol penentu kemenangan di final FA Cup 2015 dan 2017. 

Setelah meninggalkan Arsenal pada 2019, ia bergabung dengan Juventus dan meraih gelar Scudetto pada 2020 serta Coppa Italia pada 2021, sebelum memulai perjalanan singkat bersama Rangers dan Nice. 

Secara keseluruhan, Ramsey memenangkan tiga FA Cup, satu gelar Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Scottish Cup bersama Rangers. 

Satu hal yang selalu membayangi karier Ramsey adalah cedera. Ia menderita patah tulang fibula-tibia saat menghadapi Stoke City pada 2010. Butuh sepuluh bulan baginya untuk pulih, dan cedera itu diyakini terus berdampak pada kondisi fisiknya sepanjang karier. 

Baca juga: Carig Bellamy Prediksi Aaron Ramsey Bakal Jadi Pelatih Top

Legenda Wales

Di timnas, namanya terukir permanen. Ramsey membuat debut senior untuk Wales di usia 17 tahun. Ia kemudian tampil sebanyak 86 kali untuk negaranya, terbanyak keenam sepanjang sejarah, dan mencetak 21 gol. Pada usia 20 tahun, ia ditunjuk sebagai kapten Wales, menjadikannya pemain termuda yang pernah memakai ban kapten negara itu. 

Ia memainkan peran besar dalam perjalanan ajaib Wales ke semifinal Euro 2016, di mana ia terpilih masuk Team of the Tournament. Ia juga membantu Wales lolos ke Euro 2020 dan Piala Dunia 2022, penampilan pertama Naga Merah di Piala Dunia dalam 58 tahun. 

Wales pun memberikan penghormatan resmi, menyebut Ramsey sebagai "bakat kelas dunia" dan "bagian integral dari generasi emas yang menciptakan sejarah internasional." 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!