Di usianya yang menginjak 40 tahun, kapten Bayern Munich Manuel Neuer menyajikan performa gemilang untuk membawa timnya menang 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, sebuah hasil yang memicu kembali perdebatan nasional di Jerman: haruskah sang legenda kembali ke gawang Die Mannschaft untuk Piala Dunia 2026?

Kemenangan Bayern di Madrid, yang pertama bagi mereka sejak 2012 dan pertama di Bernabéu sejak 2001, dibangun di atas ketenangan Neuer yang luar biasa. Meski gawangnya kebobolan oleh Kylian Mbappé di menit ke-74, Neuer mencatatkan rekor dengan melakukan sembilan penyelamatan gemilang, jumlah terbanyak yang pernah dicatatkan seorang kiper dalam laga fase gugur melawan Madrid di kandang mereka.

Penyelamatan Bersejarah

Bayern unggul dua gol terlebih dahulu melalui penyelesaian dingin Luis Díaz di babak pertama dan tendangan melengkung Harry Kane tepat setelah jeda. 

Namun, sisa pertandingan menjadi panggung bagi Neuer untuk memamerkan refleksnya yang tak memudar.

Baca juga: Bayern Munich Bungkam Real Madrid 2-1 di Bernabeu

Dua penyelamatan beruntun dari peluang emas Vinícius Júnior dan Kylian Mbappé membuat barisan penyerang Madrid frustrasi. 

Puncaknya terjadi di menit-menit akhir saat ia menepis sundulan jarak dekat Brahim Díaz untuk memastikan keunggulan agregat bagi raksasa Bavaria tersebut.

"Sejujurnya, saya tidak terkejut dengan penampilannya," kata direktur olahraga Bayern, Max Eberl. "Manuel telah bermain di level ini sepanjang musim. Dia menyelamatkan kami hari ini dalam beberapa kesempatan."

Ditanya tentang kemungkinan kembali ke tim nasional, Eberl mengatakan, "Saya tidak bertanggung jawab atas posisi pelatih tim nasional."

Polemik Comeback Piala Dunia

Dengan Piala Dunia 2026 yang akan dimulai Juni mendatang di Amerika Utara, performa Neuer langsung menghidupkan kembali spekulasi tentang pembatalan pensiun internasionalnya. Sejak memutuskan gantung sarung tangan dari tim nasional pada Agustus 2024, Neuer secara konsisten menolak ide untuk kembali.

Namun, situasi di kamp Jerman sedang tidak menentu. Marc-André ter Stegen terus berjuang dengan masalah kebugaran, sementara Oliver Baumann masih mencoba memantapkan posisinya sebagai nomor satu. Tekanan dari para ahli dan publik agar pelatih Julian Nagelsmann membujuk Neuer kembali semakin menguat.

Meski begitu, hubungan yang kabarnya tetap dingin antara Neuer dan Nagelsmann, bermula dari pemecatan pelatih kiper Toni Tapalovic di masa lalu, diyakini menjadi penghalang utama. Neuer sendiri tampak enggan menanggapi pertanyaan tersebut usai pertandingan. 

Baca juga: Vincent Kompany Sanjung Karakter Bayern Usai Taklukkan Bernabéu

"Kita tidak perlu membahas itu sama sekali," kata Neuer kepada wartawan.

"Di mana kita bermain hari ini? Itu pertandingan yang sensasional. Kita tidak membicarakan tim nasional sekarang. Saya sudah menyampaikan pendapat saya dan saya berkonsentrasi pada Bayern di sini."

Menatap Leg Kedua

Kemenangan ini memberikan modal berharga bagi Bayern saat menjamu Real Madrid di Allianz Arena pekan depan. Namun, narasi utama kini telah bergeser dari sekadar taktik klub ke arah masa depan gawang Jerman. 

Jika Neuer terus tampil di level setinggi ini, Julian Nagelsmann mungkin tidak akan punya pilihan lain selain mengangkat telepon dan mencoba melakukan rekonsiliasi demi ambisi gelar juara dunia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!